Penyedia Laboratorium Bahasa & Software Lab Bahasa
Hubungi Kami: 081233201275
24th Apr 2015 | by: admin

Bahasa Inggris, seperti juga Bahasa Indonesia banyak menggunakan warna sebagai bagian dari peribahasa atau frasa mereka. Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal kata meja hijau, kambing hitam, buku putih, emas hitam. Ada pula peribahasa hitam-hitam kereta api, putih-putih kapur sirih; dan peribahasa putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan. Dalam bahasa Inggris, juga ada idiom berupa frasa atau peribaha yang menggunakan warna. Misalnya:
• Raise (or wave) a white flag (Mengibarkan bendera putih). Artinya adalah kita terkalahkan atau menyerah akan sesuatu. Contoh kalimat: You got me, I raise a white flag (Kamu mengalahkanku. Aku menyerah.)
• White tie event/affair (Acara dasi putih). Kalimat ini berarti suatu acara yang mengharuskan para tamu untuk berpakaian formal. Contoh kalimat: There was a white-tie wedding ceremony last week which I had to attend (Ada resepsi pernikahan yang harus aku hadiri minggu lalu).
• White elephant (Gajah putih). Frasa ini digunakan untuk menunjuk sebuah benda yang sudah sangat rusak dan menghabiskan banyak uang untuk memperbaikinya. Contoh kalimat: Your phone is a white elephant, you better buy the new one (Ponselmu sangat ringkih. Lebih baik kamu beli yang baru).
• White lie (Kebohongan putih). Frasa ini menunjuk pada sebuah kebohongan yang dilakukan supaya tidak menyakiti hati orang lain. Contoh kalimat: He told a white lie when his father asked where he was going (Dia mengatahan kebohongan putih ketika ayahnya bertanya kemana dia pergi)
• White as a sheet (Seputih kertas). Jika seseorang sedang sakit dan wajahnya pucat, kita menggunakan frasa ini untuk mengungkapkannya. Contoh kalimat: Jane was as white as sheet because of the illness she had suffered for months (Wajah Jane seputih kertas karena sakit yang ia derita beberapa bulan ini).
• Blackmail (Surat hitam). Frasa ini berarti memberi ancaman pada seseorang untuk mendapatkan uang (pemerasan). Contoh kalimat: An actress tried to blackmail a married actor with the pictures they took together (Seorang aktris memeras seorang actor yang telah menikah dengan foto mereka berdua).
• The new black (Hitam yang baru). Frasa ini digunakan untuk menunjuk sesuatu yang populer atau fashionable. Contoh kalimat: Orang is the new black (Oranye adalah warna yang populer).
• Black sheep (Kambing hitam). Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan frasa ini untuk menyebut seseorang yang tidak bersalah, dalam bahasa Inggris frasa ini berarti seseorang yang dikucilkan di sebuah keluarga atau kelompok. Contoh kalimat: I always been a black sheep in my family (Aku selalu dikucilkan di keluargaku).
• Blacklist (daftar hitam). Frasa ini berarti mencekal seseorang dari sebuah event atau mengucilkan mereka karena mereka melanggar peraturan. Contoh kalimat: The sports federation blacklisted the swimmer because he was using steroids (federasi olahraga mencekal perenang yang menggunakan steroid)
• Pot calling the kettle black (Si panci menyebut si teko hitam). Artinya sama seperti gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di sebrang lautan terlihat. Seseorang menjelek-jelekkan seseorang yang lain tanpa melihat kejelekan dirinya sendiri. Contoh kalimat: My friend criticized me for not changing jobs but that is like the pot calling the kettle black. She will not change jobs either (temanku mengkritikku karena aku tidak mau pindah kerja, tapi dia tidak melihat dirinya sendiri, dia juga tidak akan pindah kerja).
• Green with envy (iri hijau). Frasa ini tidak ada hubungannya dengan warna hijau. Hanya berarti sangat iri. Contoh kalimat: I was green with envy when I heard that my cousin would be going to London for a week (Aku sangat iri ketika tahu sepupuku pergi ke London selama seminggu).
• To give the green light (Memberi lampu hijau). Kurang lebih artinya sama seperti lampu hijau di lampu lalu lintas. Jika seseorang memberimu lampu hijau, itu berarti dia memberimu persetujuan. Contoh kalimat: The company finally has the green light to start the project (Perusahaan telah memberi persetujuan untuk memulai proyek).
• To have a green thumb (Memiliki ibu jari hijau). Frasa ini digunakan untuk menunjuk seseorang yang pandai merawat tanaman. Contoh kalimat: I should ask the green thumb next door what he recommends for my droopy daffodils (Aku harus meminta saran tetanggaku yang cinta tanaman bagaimana cara memulihkan dafodilku yang layu).
• The grass is always greener in the other side (rumput tetangga lebih hijau). Idiom ini juga sering digunakan di Indonesia. Ini untuk menunjukkan bahwa sekeras apapun kita bekerja, hidup orang lain akan terlihat lebih indah. Contoh kalimat: I sometimes think I’d be happier living in Singapore. Oh well, the grass is always greener on the other side! (Terkadang aku berpikir hidupku akan lebih indah di Singapura. Yah, rumput tetangga memang lebih hijau)
• Green around the gills (insang hijau). Frasa ini memiliki arti yang sama seperti wajah pucat. Contoh kalimat: My friend looked green around the gills after the long bus ride (temanku terlihat pucat setelah naik bis dalam waktu lama).
• Out of the blue (di luar biru). Frasa ini tidak ada hubungannya dengan warna biru. Frasa ini berarti sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Contoh kalimat: The storm came out of the blue! (Badai itu datang dengan tiba-tiba/tanpa peringatan).
• Grey area (Area abu-abu). Apabila ada sesuatu yang tidak pasti, ini adalah frasa yang tepat untuk mengungkapkannya. Contoh kalimat: That case is a grey area. It could go either way (Kasus ini masih belum jelas. Bisa berakhir baik atau buruk.)
• Caught red-handed (Tertangkap tangan-merah). Dalam bahasa Indonesia, frasa ini sama seperti tertangkap basah.
• Once in a blue moon (sekali di bulan biru). Ini berarti sesuatu yang sangat jarang terjadi. Contoh kalimat: Once in a blue moon you will see that mean professor smile (kamu akan sangat jarang sekali melihat professor itu tersenyum)

About the Author: admin