Penyedia Laboratorium Bahasa & Software Lab Bahasa
Hubungi Kami: 081233201275
21st May 2015 | by: admin

  • Rumpun Indo-Eropa adalah rumpun bahasa yang menyebar di seluruh Eropa dan Asia selatan. Rumpun in kemudian menyebar ke seluruh dunia akibat penjajahan. Nama rumpun ini berasal dari nama daerah yang menggunakannya yaitu di daerah sekitar India dan Eropa. Total pengguna bahasa dalam rumpun ini adalah 2,6 milyar orang. Indo-Eropa merupakan rumpun dengan pengguna terbanyak dan penyebarannya terluas dibanding rumpun lain.
  • Tidak ada yang tahu bagaimana munculnya Indo-Eropa, namun beberapa orang berdebat mengenai adanya Proto-Indo-Eropa (PIE), yaitu bahasa awal yang menjadi akar rumpun Indo-Eropa. Ada dua pemikiran mengenai hal ini yaitu:
  • • Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa PIE berawal dari utara laut Hitam dan laut Kaspia software laboratorium bahasa (hipotesis Kurgan). Kurgan adalah kata dalam bahasa Rusia yang berarti gundukan di atas kuburan. Hipotesis Kurgan merupakan penelitian yang menggabungkan aspek bahasa dan arkeologi untuk mengetahui jejak penyebaran budaya kurgan dari padang stepa di Eropa tenggara ke seluruh Eropa. Dari sisi arkelogi telah diketahui bahwa terdapat budaya Kurgan pada 3000-5000 tahun SM. Tentunya, ada kaitannya antara budaya dan bahasa yang digunakan.
  • • Ilmuwan yang lain mengatakan bahwa PIE berawal pada 7000 tahun SM di Anatolia, software laboratorium bahasa semenanjung yang berada di antara laut Hitam dan laut Mediterania atau yang kini kita kenal sebagai Turki.
  • Apabila ilmuwan tidak menghubungkan antara bahasa Inggris dan bahasa Sansekerta, penelitian mengenai sejarah Indo-Eropa mungkin tidak akan serumit ini. Persamaan bahasa-bahasa Eropa dan Sansekerta awalnya diajukan oleh Sir William Jones dan didukung oleh data yang dikumpulkan oleh Franz Bopp. Namun pada akhirnya semua memiliki kesimpulan yang sama yaitu rumpun Indo-Eropa berawal dari satu bahasa yaitu PIE.
  • Tidak ada bukti tulisan dari PIE. Ilmuwan bahasa August Schleicher membuat silsilah keluarga yang didasarkan pada penelitian komparasi. Penelitian ini mencari persamaan dari setiap bahasa dan kemudian menyusun dari mana bahasa tersebut diturunkan. Misalnya kata untuk ‘sepuluh’ dalam PIE adalah dekm, maka cara mencari turunan bahasa adalah sebagai berikut:
  • PIE (dekm) –> Proto-Germanic (texun) –> Old English (teon) –> Modern English (ten)
  • PIE (dekm) –> Proto-Italic (dekem) –> Latin (decem) –> Modern Italian (dieci)
  • PIE (dekm) –> Old Church Slavonic (desenti) –> Modern Bulgarian (deset)
  • PIE (dekm) –> Sansekerta (dasa) –> Hindi/Urdu (das)
  • PIE (dekm) –> Yunani (deka) laboratorium bahasa
  • Rumpun Indo-Eropa terbagi lagi menjadi 12 sub rumpun yaitu:

• Subrumpun Celtic meliputi bahasa yang digunakan di Irlandia, Scotlandia, dan Wales. Tidak banyak orang yang menggunakan bahasa ini.
• Subrumpun Germanic meliputi Bahasa Jerman, Bahasa Afrikaans, Bahasa Belanda, Bahasa Luxemburg, Bahasa Elsass, Bahasa Faroe, Bahasa Frisia, Bahasa Inggris, Bahasa Skotlandia, Bahasa Norwegia, Bahasa Islandia, Bahasa Denmark, Bahasa Swedia, Bahasa Yiddish, Bahasa Gotik, dan Bahasa Gotik Krim laboratorium bahasa
• Subrumpun Romania meliputi Bahasa Italia, Bahasa Spanyol, Bahasa Portugis, Bahasa Rumania, dan Bahasa Katalan
• Subrumpun Slavic meliputi Bahasa Rusia: Bahasa Ukraina, Bahasa Polandia, Bahas Serbia, Bahasa Ceko, Bahasa Slovakia, Bahasa Kroasia, Bahasa Bulgaria, Bosnia, dan sebagainya.
• Subrumpun Baltic meliput Bahasa Lithuania dan Latvia
• Subrumpun Hellenic meliputi Bahasa Yunani modern. Sebagian bahasa dari subrumpun ini sudah mati seperti Bahasa Yunani klasik.
• Subrumpun Illiryc meliputi Bahasa Albania dan bahasa lain yang sudah mati
• Subrumpun Anatolian mencakup bahasa-bahasa mati seperti bahasa Het yang tyerakhir kali digunakan pada tahun 1100 sebelum Masehi.
• Subrumpun Thracian meliputi bahasa Armenia dan bahasa-bahasa mati.
• Subrumpun Irania meliputi bahasa Farsi. Kurdish, Pashto, Baluchi, Ossetian, dan Tadzhik. Bahasa Persia juga termasuk di dalam subrumpun ini.
• Subrumpun Indic meliputi Bahasa Sansekerta, Bahasa Hindi, Bahasa urdu, Nepal, Bengali, Assamese, Oriya, Kashmiri, Punjabi, Gujarat, dan sebagainya. Subrumpun ini memiliki bahasa terbanyak dibanding subrumpun lainnya.
• Subrumpun terakhir adalah Tokharian yang meliputi dua bahasa mati yaitu Bahasa Turfania dan Kurchean.

About the Author: admin