Penyedia Laboratorium Bahasa & Software Lab Bahasa
Hubungi Kami: 081233201275
27th Nov 2015 | by: admin

  • Mudah bagi kita untuk menyimpulkan apa yang kita lihat sesuai dengan apa yang pernah kita dengar. Namun jika dipikir-pikir lagi, ternyata itu semua hanyalah mitos! Mitos selalu hadir di kehidupan sehari-hari kita, termasuk dalam kehidupan berbahasa kita.
  • Anak-anak belajar bahasa dari hafalan
  • Anak-anak mulai belajar berbicara sejak berumur satu tahun. Mereka menirukan apa yang diucapkan oleh orang tua dan orang-orang di sekitar mereka. Di saat kita mulai mengajarkan mereka tata bahasa, kita berharap mereka akan memahaminya. Padahal, anak-anak terkadang merasa kesulitan untuk mengikuti/menghafalkan apa yang kita ajarkan dan menciptakan bahasa yang menurutnya benar.
  • Misalnya ketika adik saya berulang kali berkata bahwa kue tart yang ia makan rasanya ‘pedas’. Saya mencoba membetulkan bahwa yang ia rasakan adalah ‘manis’. Namun ia menolak untuk berkata ‘manis’. Ia selalu mengatakan ‘pedas’. Ternyata, anak tidak selalu belajar bahasa dari apa yang diajarkan kepadanya dan menghafalkannya. Ia juga memperhatikan orang-orang di sekitar, menginterpretasi, dan menciptakan bahasanya sendiri. Lab Bahasa
  • Binatang juga memiliki bahasa seperti manusia
  • Binatang memiliki cara untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Namun, berbeda dengan manusia yang bahasanya memiliki tata bahasa, sinonim, kalimat-kalimat yang panjang, dan memiliki estetika, binatang menggunakan cara berkomunikasi yang sangat sederhana.
  • Misalnya lebah yang menari-nari, terbang dengan pola melingkar atau U, itu berarti mereka sedang mencoba berkomunikasi dengan sesamanya. Atau anjing yang sedang mengibaskan ekornya atau melunglaikannya, itu berarti mereka sedang berusaha untuk menyampaikan perasaan mereka. Binatang memang memiliki cara untuk berkomunikasi, namun mereka tidak memiliki bahasa yang kompleks yang bisa menjelaskan bagaimana perasaan mereka secara detail atau yang bisa menceritakan bagaimana peristiwa yang mereka alami kemarin. Jual Lab Bahasa
  • Membaca dan menulis adalah intisari bahasa
  • Bahasa sudah lama ada bahkan sebelum penulisan/huruf ditemukan. Lagipula, tidak semua bahasa perlu dituliskan. Anak kecil pun bisa berbahasa dengan baik sebelum mereka belajar menulis dan membaca. Karena itu, menulis dan membaca bukanlah intisari dari bahasa.
  • Bahasa tertentu lebih baik daripada bahasa lainnya
  • Tidak ada bahasa yang lebih baik daripada bahasa lainnya. Juga tidak ada bahasa yang lebih sulit dibanding bahasa lainnya. Itu semua tergantung pada bahasa ibu kita. Jika bahasa ibu kita adalah bahasa Korea, maka mempelajari bahasa Jepang sangatlah mudah. Namun jika bahasa ibu kita adalah bahasa Inggris, maka mempelajari bahasa Jepang akan lebih sulit.
  • Begitu pula dengan bahasa yang lebih baik atau lebih buruk. Semua bergantung pada perspektif kita. Bahasa Inggris memang banyak digunakan dan penting untuk mempelajarinya, namun bukan berarti bahasa tersebut lebih baik dibanding bahasa lainnya. Begitu pula dengan bahasa yang kita anggap lebih buruk dari bahasa lainnya. Namun pada kenyataannya tidak ada bahasa yang lebih baik dari bahasa lainnya.
  • Bahasa semakin memburuk
  • Seringkali kita berpikir “anak-anak jaman sekarang bicaranya tidak ada aturan”. Padahal, bukan itu sebenarnya yang terjadi. Anak-anak jaman sekarang berbicara sesuai aturan, namun dengan aturan yang baru. Pada masa sebelum kita lahir, aturan berbahasa juga berbeda dengan masa kita. Begitu pula dengan masa sebelumnya lagi. Bahasa akan terus berkembang, kosa katanya terus berubah dan aturannya pun demikian. Itu juga terjadi pada semua bahasa, tidak hanya pada bahasa kita. Jadi, apabila generasi selanjutnya berbicara dengan gaya yang berbeda dengan generasi kita, itu hanyalah sesuatu yang normal.

About the Author: admin